Pembukaan dan Pelatihan Basic Obstetric and Neonatal Live Support (BONELS)

 

Kegiatan pelatihan BONELS merupakan rangkaian dari kegiatan PKK II, yang bertujuan untuk membekali mahasiswa semester V dalam hal pengetahuan kegawatdaruratan Obstetric dan neonatal serta skill dalam menangani kasus obstetric dan neonatal serta mewujudkan visi Akademi Kesehatan Sapta Bakti bengkulu yaitu “CAKAP” cekatan, aktif, komunikatif, amanah dan profesional dibidang kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 17-24 September 2018, yang terdiri dari 2 gelombang 4 hari kelas A gelombang pertama dan 4 Hari kelas B gelombang ke 2. 

  

Pada acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh ketua Yayasan, Direktur, ketua program studi Kebidanan, perekam medis dan informasi kesehatan, dosen kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu, dan Tim BONELS dari Bogor yang berjumlah 6 orang. Pelatihan dibuka oleh Direktur Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu. Acara ini berjalan lancar.

 

Kegitan ini diakhiri dengan pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu pelatihan BONELS yang di pimpin oleh tim BONELS Pro emergency. Dalam kegiatan pelatihan hari pertama diawali dengan kegiatan pre test kemudian dilanjutkan dengan diisi materi BLC (MOT) oleh pemateri dari Bapelkes, kemudian penyampaian materi penatalaksanaan persalinan sulit, penatalaksanaan perdarahan, pre eklampsi, infeksi nifas oleh dr. Dedy, SpOG, kemudian dilanjutkan dengan materi Etika Kebidanan yang diisi oleh IBI dalam hal ini diwakili oleh bidan Sri Yunida, SST, kemudian dilanjutkan dengan materi pentingnya pencegahan infeksi, pengelolaaan gawat darurat jalan nafas dan pernafasan, pengelolaan gawat darurat sirkulasi, innitial assesment and mannagement of patient, dan parograf. Kemudian pelatihan di hari kedua kegiatannya adalah refleksi (review), penatalaksanaan gangguan nifas dan asfiksia pada bayi baru lahir, practical section (innitial assesment and mannagement of patient, air way and breathing management, perdarahan, dan penyulit persalinan), practical section dibagi menjadi 4 section.

 

Pelatihan hari ketiga  diawali dengan refleksi ( review) , materi muscoloskeletal injury, lifting, moving and transportation,  CPR for adult, infant and neonatal,  integreted  emergency Respons system., Triage (disaster and emergency room), Neonatal asphyxsia dan Resusitation, splinting, bandaging, lifting, moving, and transportation, practical station of neonatal emergency. Hari ke emapat pelatihan  diawali dengan evaluation written test,  evaluation: skill sesion I (emergency obstetric simulation) dan Evaluation skill sesion 2. 

Seluruh kegiatan pelatihan pada gelombang pertama berjalan dengan lancar. Meskipun ada beberapa hambatan, namun hambatan tersebut dapat teratasi.